Langsung ke konten utama

KEBERSAMAAN KMK UNINDRA DENGAN MAHASISWA KATOLIK MELALUI ACARA NATAL 2025 Januari 25, 2026

 

Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga”

               Natal KMK UNINDRA 2025

Natal adalah perayaan sukacita saat kita mengenang kelahiran Yesus Kristus yang membawa terang dan keselamatan ke dunia. Unit Kegiatan Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Katolik Universitas Indraprasta PGRI (UKM KMK UNINDRA) mengadakan perayaan Natal bersama pada Minggu, 25 Januari 2026. Acara ini bertempat di Aula PGRI, Kampus A UNINDRA, Ranco dan dihadiri oleh 33 dari angkatan 2025 sampai tamu undangan. Tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dipilih sebagai landasan utama perayaan Natal untuk bersama-sama merenungkan bagaimana Yesus hadir untuk menguduskan keluarga kita masing-masing, maupun keluarga bersar UKM KMK Unindra PGRI. Acara ini dirayakan untuk memperkuat ikatan kasih, membaharui komitmen pelayanan, serta membentuk pribadi yang lebih peka terhadap sesama, sehingga mampu mewujudkan visi organisasi dengan
landasan iman yang kokoh. Perayaan Natal diawali dengan persiapan acara, di mana seluruh panitia bersama-sama menata
tempat serta menyiapkan perlengkapan yang diperlukan. Proses persiapan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab sebagai satu keluarga dalam kristus. Acara resmi dibuka melalui sesi pembukaan oleh MC (Master Of Ceremony) sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perayaan Natal. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan yang disampaikan oleh Ketua Pelaksana, Ketua KMK, Ketua BEM Universitas, Ketua DPM Universitas, Dosen Agama Katolik, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, 
serta Dosen Katolik. Sambutan tersebut menjadi bentuk kebersamaan serta sarana 
penyampaian tujuan acara dan motivasi rohani bagi seluruh peserta agar senantiasa 
mengarahkan hidup untuk terus berjalan bersama Kristus, baik dalam kehidupan perkuliahan  maupun kehidupan sehari-hari.    
 
Sambutan Ketua Pelaksana Sdri. Virginia Desimlina Karamoi

Sambutan Ketua KMK Sdri. Clara Tiurma Kresentia Simarmata

Sambutan Delegasi Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
Bapak Andreas F Purba

Sambutan Dosen 
Agama Katolik Bapak Albertus

Sambutan Delegasi DPM Sdra. Manuel Delphyno

Sambutan Dosen Katolik Bapak Gustaman Saragih 

Sambutan Delegasi BEM U Sdra. Andika Febriansyah

Sebagai bagian dari rangkaian perayaan Natal, acara dilanjutkan dengan ice breaking berjudul “Gerak tapi Jangan Dipikir”. Kegiatan ini bertujuan untuk mencairkan suasana dan menghilangkan rasa canggung antar peserta. Suasana yang awalnya formal pun berubah menjadi hangat dan akrab. Selanjutnya, peserta mengikuti Quiz berjudul “Kelahiran Tuhan Yesus”. Pertanyaan yang diberikan seputar kisah kelahiran Yesus sesuai dengan video yang ditayangkan.

 Sesi Ice Breaking “Gerak tapi Jangan Dipikir”

Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya penampilan Natal Dance dengan lagu “All I Want for Christmas Is You” yang dibawakan oleh panitia dan peserta. Tarian tersebut menggambarkan sukacita Natal serta menjadi ungkapan pujian atas kelahiran Sang Juru Selamat. Penampilan ini berhasil menghibur peserta melalui gerakan dan ekspresi yang ditampilkan. Setelah seluruh rangkaian kegiatan awal selesai, panitia bersama-sama melakukan persiapan Misa Natal, mulai dari menata kursi dan meja altar, menyiapkan perlengkapan liturgi, hingga berkoordinasi dengan petugas misa. Persiapan ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan kerja sama sebagai wujud pelayanan bersama. Dalam suasana khidmat dan penuh makna, seluruh panitia dan peserta mengikuti Misa yang dipimpin oleh Romo Robertus Bambang Rudiyanto, S.J., sebagai perayaan kasih Allah yang hadir melalui kelahiran Yesus Kristus. Misa ini menjadi momen refleksi dan penguatan iman bagi seluruh anggota KMK Universitas Indraprasta PGRI.

Misa bersama Romo Robertus Bambang Rudiyanto, S.J.       

Setelah Perayaan Misa Natal selesai, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Romo Robertus Bambang Rudiyanto, S.J. Dalam sambutannya, Romo mengajak seluruh peserta untuk memaknai Natal bukan hanya sebagai perayaan tahunan, melainkan sebagai panggilan untuk menghadirkan kasih, damai, dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari. Pesan yang disampaikan menjadi penguatan rohani bagi seluruh peserta yang hadir. Sebelum menikmati hidangan yang telah disiapkan, Romo memimpin doa makan. Doa ini menjadi ungkapan syukur atas berkat Tuhan serta kebersamaan yang dapat dirasakan dalam perayaan Natal bersama KMK Universitas Indraprasta PGRI. Setelah doa makan, seluruh peserta menikmati hidangan bersama dalam suasana penuh keakraban. Momen ini dimanfaatkan untuk saling berbincang, berbagi cerita, dan mempererat rasa kekeluargaan antar anggota KMK.

Sambutan Romo Robertus Bambang Rudiyanto, S.J.

Usai makan bersama, acara memasuki sesi berikutnya. Panitia mengajak peserta mengikuti gim “Tebak Ayat Alkitab”. Dalam permainan ini, peserta diminta menebak potongan ayat atau melanjutkan ayat Alkitab yang dibacakan. Gim ini tidak hanya seru, tetapi juga membantu peserta untuk lebih mengenal dan mengingat firman Tuhan dengan cara yang menyenangkan. Seiring berjalannya waktu, peserta semakin energik dan mulai berbaur satu sama lain. Oleh karena itu, kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya penampilan dari Kepengurusan Harmonia yang membawakan lagu “Malam Kudus” dan “Gita Surga Bergema”. Tawa dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan yang dibawakan dengan penuh semangat.



          Sesi Gim ”Tebak Ayat Alkitab”

Penampilan dari Kepengurusan Harmonia

Kegiatan dilanjutkan dengan gim “Kepala, Pundak, Lutut, Kaki, Tangkap” yang mengajak seluruh peserta untuk bergerak aktif dan fokus mengikuti instruksi. Antusiasme peserta terlihat jelas saat mereka berusaha mengikuti gerakan dengan cepat dan tepat, sehingga suasana Natal semakin hangat dan menyenangkan. Setelah gim, acara dilanjutkan dengan kegiatan tukar kado. Para peserta membentuk lingkaran dan saling menukar kado. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling ditunggu-tunggu karena penuh kejutan dan keceriaan. Tukar kado menjadi simbol berbagi kasih dan kebahagiaan dalam perayaan Natal bersama KMK
Sesi Gim ”Kepada, pundak, lutut, kaki, tangkap”


Sesi Tukar Kado

Pada sesi dokumentasi, seluruh peserta diarahkan oleh HPD untuk melakukan pengambilan dokumentasi kegiatan guna mengabadikan momen kebersamaan dan sukacita dalam perayaan Natal. Senyum dan tawa dalam setiap foto mencerminkan kenangan sekaligus bukti nyata kebersamaan dan persekutuan yang terbangun sebagai refleksi hidup sebagai umat Katolik, dalam persaudaraan dan satu komunitas.

Dokumentasi Natal KMK 2025

Rangkaian acara Natal bersama KMK Universitas Indraprasta PGRI akhirnya tiba di penghujung kegiatan. Setelah melewati berbagai rangkaian acara yang penuh sukacita, kebersamaan, dan makna iman, tibalah saatnya menutup perayaan Natal dengan hati yang penuh syukur. Kami selaku panitia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Romo, pengurus KMK, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam acara Natal bersama ini. Selain ucapan terima kasih, panitia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan, baik dalam pelayanan, susunan acara, maupun teknis lainnya. Akhir kata, kami segenap panitia mengucapkan Selamat Natal 2025. Semoga perayaan Natal dan kebersamaan yang terjalin semakin mempererat persaudaraan serta memperkuat iman seluruh anggota KMK Universitas Indraprasta PGRI.

Semangat Natal boleh berakhir di acara, tetapi kasih Natal hidup selamanya.”




Penulis: Louisa Helen Delvina Egot Wari

Editor: Maria Blanditia Due 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KUMPULAN LAGU MISA

        Tuhan Membuat Indah Rm. Markus Yumartana Ref. Tuhan membuat indah          pada waktunya;         Tuhan membuat indah          pada waktunya. (2x) Ada waktu untuk lahir, ada waktu untuk mati; Ada waktu’ tuk menabur, ada waktu ‘tuk menuai. Tuk segalanya ada waktunya, Tuk semuanya ada waktunya. Ref. Ada waktu ‘tuk tertawa, ada waktu ‘tuk menangis, Ada waktu ‘tuk bekerja, ada waktu ‘tuk berlibur. Tuk segalanya ada waktunya. Tuk semuanya ada waktunya. Ref. ======================================================================== Kasungu Ma (Repetitif; Lagu Dayak Manyan) Kasungu ma, Tuhan Atala Ari’ pamelum takam, takam, takam. (Kerinduanku pada Tuhan, Dia penopang hidup selamanya) =======================================================================   Hari-hari Kita Ref. Hari-hari kita sperti rumput         Ilalang,     ...

TATA GERAK LITURGI dalam Perayaan Ekaristi

Tanda Salib Tanda salib memiliki tiga makna, yaitu : Pertobatan atas dosa-dosa manusia Perlindungan dari Yang Jahat Mengingatkan kita akan janji baptis kita: menolak setan, mengakui iman dalam Kristus, dan kita dibaptis dalam misterTritunggal Kudus Dalam membuat tanda salib, kita mengucapkan “Dalam nama Bapa (jari menyentuh dahi), dan Putra (jarimenyentuh perut), dan Roh Kudus (jari menyentuh bahu ). Amin” Terdapat dua cara dalam membuat tanda salib. Pertama , dari atas kebawah, lalu dari kanan ke kiri. Dari atas ke bawah memiliki makna Kristus turun dari surga ke bumi, dan dari orang Yahudi (kanan) ia menyampaikannya ke orang-orang non Yahudi (kiri). Kedua , dari atas ke bawah, lalu dari kiri ke kanan.Dari kiri ke kanan berarti dari penderitaan kita menyeberang menuju kemuliaan, seperti Kristus yang menyeberang dari kematian menuju kehidupan, dan darineraka ke surga. Cara membuat tanda salib inilah yang digunakan umat katolik ritus latin. Kapan tanda ...

TATA PERAYAAN EKARISTI

Pembukaan Perarakan Pastor/Imam  Selebran  dan pelayan lainnya menuju altar diiringi lagu pembukaan atau antifon pembukaan, pada hari raya dilakukan pendupaan. Tanda salib Selebran  membuka perayaan Ekaristi dengan memimpin  Tanda Salib Salam pembukaan dan Pengantar Perayaan ekaristi diawali dengan salam "Tuhan sertamu" ( Dominus vobiscum ) dan dijawab umat dengan "Dan sertamu juga" ( Et cum spiritu tuo ). Rumusan lainnya juga dipergunakan pada hari raya, ataupun pada misa biasa. Pengantar digunakan untuk mengarahkan umat pada inti dan misteri perayaan. Doa Tobat dan pernyataan   Tuhan Kasihanilah Kami Dapat menggunakan rumusan umum  Doa Tobat  dilanjutkan dengan  Tuhan Kasihanilah Kami Dapat juga menggunakan rumusan pujian kepada Yesus dan memohon belas kasih-Nya yang dipadukan dengan  Tuhan Kasihanilah Kami Dapat juga menggunakan pemercikan air suci sebagai peringatan akan pembaptisan Diakhiri dengan seruan ...